Walaka’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Contoh Laporan PLI

LAPORAN

PRAKTEK INDUSTRI

di

CV. HONDA GAJAH MOTOR

Mekanisme Katup Mesin VTEC

(Variabel Valve Timing & Lift Electronic Control )

Pada Honda Jazz

Diajukan Sebagai Persyaratan Menyelesaikan

Praktek Lapangan Industri (PLI) di Jurusan Teknik Otomotif

Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Semester Juli – Desember 2008

Oleh:

Nama : Andrico Toppriady

Nim/bp : 66576 / 2005

Jurusan : Teknik Otomotif

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2008


HALAMAN PENGESAHAN DARI FAKULTAS

Laporan Ini Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Dari

Persyaratan Penyelesaian Praktek Lapangan Industri FT-UNP Padang

Semester Juli-Desember 2008

Diperiksa dan Disahkan Oleh :

Dosen Pembimbing

Drs. Faisal Ismet

Nip 130800481

A.n Dekan FT-UNP

Kepala Unit Hubungan Industri

Drs. Nelvi Erisan, M.Pd

i


HALAMAN PENGESAHAN DARI INDUSTRI

Laporan Ini Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Dari

Persyaratan Penyelesaian Praktek Lapangan Industri FT-UNP Padang

Semester Juli-Desember 2008

ii

Diperiksa dan Disahkan Oleh:

Pembimbing Dari Industri

Desrizal

Supervisor

Dodi Ishariadi


KATA PENGANTAR

Bissmillahirrohmanirrohim

Tiada rangkaian kata yang pantas diucapkan selain rasa syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-NYA sehingga penulis dapat menyelesaikan Praktek Lapangan Industri (PLI) dan penulisan laporan dengan judulMekanisme Katup Mesin VTEC (Variabel Valve Timing & Lift Electronic Control) Pada Honda Jazz.

Sejalan dengan selesainya penulisan laporan ini, ucapan terima kasih penulis ucapkan kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, bimbingan dan dorongan kepada penulis selama pelaksanaan PLI. Rasa terima kasih secara khusus penulis sampaikan kepada:

  1. Dekan dan Koordinator Praktek Lapangan Industri (PLI) Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
  2. Ketua dan Sekretaris Jurusan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
  3. Koordinator PLI Jurusan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
  4. Bapak Drs. Faisal Ismet Sebagai Pembimbing Praktek Lapangan Industri (PLI).
  5. Branch Manager, FAD head CV. Honda Gajah Motor.

  6. iii

    Pembimbing Praktek di CV. Honda Gajah Motor.


  1. Mekanik serta seluruh karyawan CV. Honda Gajah Motor.
  2. Rekan-rekan sejurusan teknik otomotif, serta semua pihak yang tidak tersebutkan satu persatu.

Penulis berdo’a semoga bantuan, bimbingan dan dorongan yang telah diberikan menjadi amal baik dan bernilai Ibadah disisi Allah SWT.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penulisan laporan praktek kerja lapangan ini, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan laporan praktek kerja lapangan dimasa mendatang.

Padang, November 2008

Penulis

ANDRICO TOPPRIADY

iv


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PENGESAHAN UNIVERSITAS …………………………………………. i

HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI ……………………………………………….. ii

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………. iii

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………………… v

DAFTAR TABEL ………………………………………………………………………………….. vi

DAFTAR GAMBAR……………………………………………………………………………… vii

BAB I…… PENDAHULUAN

A. Latar belakang pelaksanaan praktek PLI …………………………………. 1

B. Tujuan dan manfaat pelaksanaan praktek PLI ………………………….. 2

C. Waktu, tempat dan tahap pelaksanaan PLI ……………………………… 4

D. Deskripsi perusahaan ……………………………………………………………. 7

BAB II….. PEMBAHASAN

A. Spesifikasi Honda Jazz ……………………………………………………….. 16

B. Teknologi VTEC…………………………………………………………………. 23

C. Komponen dan Mekanisme Katup Mesin VTEC……………………. 24

D. Kelebihan dan Keunggulan Mesin VTEC………………………………. 35

BAB IIIPENUTUP

A. Kesimpulan ……………………………………………………………………….. 36

B. Saran ………………………………………………………………………………… 36

v

DAFTAR PUSTAKA


DAFTAR TABEL

Tabel 1 Struktur Organisasi………………………………………………………………………… 9

Tabel 2 Jam Kerja pada CV. Honda Gajah Motor……………………………………….. 14

Tabel 3 Spesifikasi Honda Jazz…………………………………………………………………. 22

vi


DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Engine Jazz VTEC…………………………………………………………………….. 16

Gambar 2 Engine VTEC……………………………………………………………………………. 23

Gambar 3 Variabel Valve Timing & Lift Electronic Control…………………………. 25

Gambar 4 Singkronisasi katup……………………………………………………………………. 26

Gambar 5 Variable Timing Control ……………………………………………………………. 26

Gambar 6 Singkronisasi valve…………………………………………………………………….. 27

Gambar 7 Lock Pin Gambar 8 Sudut pembukaan cam………………………………….. 27

Gambar 8 Sudur pem,bukaancam……………………………………………………………….. 28

Gambar 9 Sensor i-vtec……………………………………………………………………………… 29

Gambar 10 Mekanisme peggerak katup……………………………………………………….. 30

Gambar 11 Cara kerja i-vtec ……………………………………………………………………… 31

Gambar 12 Cara kerja i-vtec pada rpm rendah……………………………………………… 31

Gambar 13 Cara kerja i-vtec pada rpm tinggi……………………………………………….. 32

Gambar 14 Primery dan Sekunder rocker arm belum bekerja ………………………… 32

Gambar 15 Primary dan sekunder rocker arm saat kerja.……………………………….. 33

Gambar 16 Arah aliran oli pada VTC OCV…………………………………………………. 33

Gambar 17 VTC actuator………………………………………………………………………….. 34

Gambar 18 VTC aktuator………………………………………………………………………….. 34

vii



BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pelaksanaan Praktek Lapangan Industri

Kemajuan dan perkembangan ilmu pengetauan dan teknologi pada saat ini memang sangat pesat dan terus terjadi dengan tiada hentinya. Hal itu terlihat dari berbagai produk teknologi yang tercipta semakin banyak dan canggih. Inovasi tersebut tidak hanya pada satu bidang tertentu saja seperti komunikasi, informasi, transportasi tetapi juga dibidang lainnya. Agar kemajuan tersebut dapat dihadapi dan diterima dengan baik maka kita perlu mempersiapkan diri dengan serius dan matang, baik dari segi pengetahuan/ wawasan, dan keterampilan.

Disamping itu tuntutan dimasa yang akan datang lebih tinggi dan ketat, sehingga mahasiswa diharapkan benar-benar membekali diri dengan segala sesuatunya, bukan hanya sekedar teori yang didapat dari bangku perkuliahan secara konseptual saja tetapi juga harus memahami dan mengetahui bagaimana pelaksanaannya dilapangan dan kondisi yang terjadi di lapangan sebenarnya.

Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, FT UNP sebagai salah satu bagian dari lembaga pendidikan berupaya untuk menciptaka Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan siap pakai. Salah satu cara yang dipakai adalah dengan mengirimkan mahasiswa yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan Praktek Lapangan Industri (PLI) keberbagai perusahaan / instansi / industri yang telah ditentukan kriterianya dan sesuai dengan bidang keahliannya.

1

B. Tujuan dan manfaat pelaksanaan Praktek Lapangan Industri (PLI)

1. Tujuan Pelaksanaan Praktek Lapangan Industri

Secara umum PLI bertujuan untuk meningkatkan pengetauan dan keterampilan mahasiswa langsung dalam berbagai kegiatan di dunia usaha/industri. Namun secara khusus melalui PLI ini diharapkan:

a. Tujuan umum

Merujuk pada buku paduan umum pelaksanaan PLI mahasiswa FT UNP pada tahun 2005, pada dasarnya tujuan umum dari pelaksanaan PLI adalah untuk meningkatkan Ilmu Pengetauan dan Keterampilan mahasiswa dibidang teknologi/kejuruan melalui keterlibatan mereka secara langsung didalam berbagai kegiatan didunia usaha/industri.

b. Tujuan khusus

Secara khusus, tujuan PLI adalah untuk:

1) Memberikan pengalaman nyata di industri dengan berbagai macam aktifitas industri.

2) Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan temuan baru dalam kegiatan industri sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan penguasaan teknologi sesuai dengan bidang keahlian mahasiswa.

3) Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetauan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.

4) Memberikan pemahaman dan pengalaman terhadap mahasiswa untuk memasuki dunia industri dalam hal kedisiplinan dan ketelitian kerja.

5) Memberikan sumbangan pemikiran baru bagi perusahaan dalam mencari solusi terhadap permasalahan baru yang sedang dihadapi.

2. Manfaat Pelaksanaan Praktek Lapangan Industri

a. Manfaat bagi mahasiswa

Kegiatan PLI mempunyai beberapa manfaat bagi mahasiswa antara lain:

1) Memberikan pemahaman empiric tentang dunia industri secara umum dan segala hal.

2) Mempersiapkan diri sebelum terlibat langsung dalam dunia industri melalui aktifitas dan pemahaman yang ditemukan di industri.

3) Mengaplikasikan ilmu pengetauan dan keterampilan serta mengembangkannya kembali setelah memasuki dunia industri

4) Mengukur seberapa besar penguasaan ilmu pengetauan yang diperoleh selama kuliah dengan tuntutan dan kebutuhan dunia industri.

5) Tertanamnya rasa kedisiplinan yang tinggi dalam berbagai aspek dan disiplin kerja sebagai wujud konsistensi terhadap tuntunan dunia industri.

b. Manfaat bagi industri

Sesuai prinsip mutual kerja sama, pelaksanaan proram PLI ini juga diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Adanya pelaksanaan PLI diharap dapat memberikan kontribusi positif dan berarti bagi perusahaan sebagai ide perbandingan atau alternatif usulan dalam menentukan solusi terhadap berbagai permasalahan perusahaan.

Selain itu kegiatan PLI ini diharapkan juga dapat bermanfaat bagi perusahaan dalam menyelesaikan job-job sesuai aktifitas perusahaan sehari-hari. Perusahaan juga dapat membandingkan kualifikasi dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon tenaga kerja, terutama dalam memperkirakan dan mengukur keahlian mahasiswa untuk menempati posisi tertentu dalam perusahaan. Sehingga kegiatan ini dapat membantu dan merencanakan ”Man Power Rekrut” bagi perusahaan dimasa yang akan datang.

C. Waktu, Tempat dan Tahap Pelaksanaan PLI

1. Waktu pelaksanaan PLI

Praktek lapangan industri (PLI) ini dilaksanakan selama satu bulan lebih yakni dari tanggal 20 Oktober – 20 November 2008.

2. Tempat pelaksanaan PLI

Didalam buku panduan PLI FT - UNP dinyatakan bahwa perusahaan atau industri tempat mahasiswa melaksanakan PLI, ditentukan oleh koordinator PLI FT – UNP berdasarkan saran atau rekomendasi dari dekan atau ketua jurusan. Kriteria untuk menentukan atau rekomendasi industri/perusahaan adalah sebagai berikut:

a. Perusahaan atau instansi harus mempunyai badan hukum sah serta bergerak dalam bidang produk/jasa.

b. Industri atau instansi dalam melaksanakan kegiatan atau operasinya memerlukan tenaga kerja dan tenaga ahli di bidang teknik/jurusan.

c. Industri atau perusahaan sedapat mungkin mempunyai pusdiklat atau mempunyai tenaga ahli yang bisa memberikan bimbinga kepada mahasiswa.

d. Industri atau perusahaan yang sedang melakukan kegiatan atau operasi yang sesuai dengan bidang study mahasiswa pada saat pengiriman peserta PLI.

Berdasarkan kriteria-kriteria dan syarat tersebut maka penulis melaksanakan Praktek Lapangan Industri (PLI) adalah di CV. Honda Gajah Motor yang beralamat di Jl. Khatib Sulaiman no. 85 Padang, telp.(0751) 7896510, fax. (0751) 7058567.

3. Tahap pelaksanaan

Praktek lapangan industri terdiri dari rangkaian kegiatan yang berhubungan antara satu dengan yang lainnya mulai dari awal sampai pada tahap penyusunan laporan. Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan adalah:

a. Tahap pra-PLI

Pada tahap ini mahasiswa memulai kegiatan dengan mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk mengikuti program PLI yaitu:

1) Mempersiapkan bukti telah memiliki tabungan sks sebanyak 80 sks untuk program D3 dan 120 sks untuk program S1.

2) Meminta surat permohonan kepada koordinator PLI di jurusan sekaligus menunjuk dosen pembimbing.

3) Membawa surat tersebut kepada Unit Hubungan Industri (UHI) untuk pembuatan surat permohonan pelaksanaan PLI.

4) Mengikuti Coaching atau pembekalan tentang PLI

5) Membuat proposal untuk diajukan kepada perusahaan untuk mengikuti bidang mana yang akan dipelajari selama PLI.

6) Kantor UHI menerbitkan / membuat surat permohonan ke industri atau perusahaan.

7) Mengantarkan surat permohonan ke perusahaan / industri.

8) Perusahaan menerima mahasiswa untuk melaksanakan PLI.

9) Meminta surat pengiriman kekantor UHI dan mengantarkan ke perusahaan serta membawa lembaran konsultasi dan formulir supervisor.

10) Melapor dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing sebelum berangkat keperusahaan.

b. Tahap pelaksanaan dilapangan

Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan adalah:

1) Melapor kebagian personelia / administrasi yang ada di perusahaan.

2) Meminta petunjuk / penjelasan tentang hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan, peraturan, hak dan kewajiban selama melaksanakan PLI kepetugas yang ada dan berwewenang.

3) Mentaati semua peraturan yang ada diperusahaan.

c. Tahap pasca PLI

Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan adalah:

1) Setelah selesai melaksanakan PLI mahasiswa kembali ke kampus dengan membawa nilai supervisor dan menyerahkan kepada dosen pembimbing.

2) Mahasiswa mulai menyiapkan laporan PLI

3) Menyerahkan buku laporan PLI dan formulir penilaian PLI.

D. Deskripsi Perusahaan

1. Sejarah perusahaan

CV. Honda Gajah Motor merupakan satu-satunya dealer resmi kenderaan Honda di sumatera barat. Perusahaan ini mulai beroperasi pada tahun 1981 yang beralamat dikampung pondok, kemudian pada tahun 1984 pindah ke Jl. Khatib Sulaiman yang pada saat itu masih bergabung dengan Suzuki.

Pada tahun 1987 merupakan merupakan tahun pertama Honda menerapkan teknologi keselamatan. Honda Prelude merupakan kenderaan pertama yang dilengkapi dengan teknologi 4WS (4-wheel steering). Tahun tersebut merupakan tahun pertama Honda melengkapi kenderaannya dengan SRS Airbag pada Honda (Acura) legend.

Tahun 1989 Honda meluncurkan mobil dengan VTEC, sistem variabel valve timing yang memberikan efisiensi bahan bakar dan meningkatkan performa mesinnya. Pada tahun 1999 Honda mulai menjual Insight kenderaan kecil 2 tempat duduk dengan sumber energi listrik.

CV. Honda Gajah Motor, sebagai satu-satunya dialer resmi Honda Sumatera Barat. Pada tahun 2007 mulai menempati gedung sendiri. CV. Honda Gajah Motor, beroperasi dengan 3 S (sales, servis, dan sparepart). Dalam menghadapi persaingan global, CV. Honda Gajah Motor berusaha meningkatkan pelayanan terhadap customer dengan menambah dan meningkatkan SDM pada karyawan-karyawannya.

2. Struktur organisasi

Struktur organisasi dalam suatu perusahaan merupakan suatu pencerminan rangkaian kegiatan dalam pelaksanaan manajemen. Keberadaan sebuah manajemen dan organisasi yang baik dalam suatu perusahaan adalah faktor penting yang sangat menentukan kelemahan suatu perusahaan. Dengan struktur organisasi yang terorganisir dan terkoordinir maka aktifitas masing-masing jabatan atau bagian akan dapat berjalan dengan baik.

Struktur organisasi yang digunakan CV. Honda Gajah Motor adalah jenis garis dan staf, maksudnya koordinasi antara pimpinan dan staf. Perintah kerja langsung dipimpin ke staf dibawahnya dan seterusnya.

CV. Honda Gajah Motor dipimpin oleh seorang kepala cabang yang membawahi Sales, Workshop, dan FAD. Bagian sales terdiri atas sales eksekutif, salescounter, dan customer relation. Seksi Work shop terdiri dari kepala bengkel, servis advisor, park administration dan frontman serta mekanik.


STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN

DIREKTUR

WAKIL DIREKTUR

GENERAL MANAGER

PART MANAGER

SERVICE MANAGER

SALES MANAGER

KASIR

COUNTER PART

ADM SERVICE

SERVICE ADVISOR

ASISTEN MANAGER

SEKRETARIS

SUPERVISOR

ADM

SALES

GUDANG

FRONT MAN

TEKNISI

TEKNISI

TEKNISI

SALES COUNTER

SALES EXECUTIVE

Tabel 1. Struktur Organisasi Perusahaan

  1. Kepala Bengkel (Workshop Head)

CV. Honda Gajah Motor sebagai cabang perusahaan dipimpin oleh kepala cabang (branch head). Adapun sasaran tugas dari seorang kepala bengkel (workshop head) adalah menjamin kepuasan pelanggan dan memastikan kualitas pekerjaan yang baik dan uang jasa/harga yang pantas dan menjamin profit workshop dengan menekan pengeluaran dan meningkatkan jumlah pendapatan dan customer serta menjaga kondisi peralatan dan ketersediaan bahan. Untuk itu uraian (job description) dari kepala bengkel adalah sebagai berikut:

1) Menyusun target penjualan tahunan

2) Mengorganisasikan kebutuhan personil, material, peralatan, dan informasi.

3) Merengkrut, menyeleksi dan memberi pelatihan kepada semua personil

4) Merencanakan training yang direncanakan

5) Mengawasi dan mengatur operasional bengkel.

6) Mengevaluasi pencapaian target, penjualan dan meningkatkan produktifitas.

7) Mengevaluasi kinerja personil bengkel dan memberi konseling.

8) Mengawasi penggunaan alat, perlengkapan dan fasilitas bengkel.

  1. Servis Advisor

Sasaran tugas seorang sevis advisor adalah menjamin kenderaan pelanggan selesai diperbaiki dengan benar, menjaga Brand Image Produk Honda, meningkatkan penjualan bengkel dan menjamin kepuasan pelanggan.


Adapun job description dari service advisor adalah sebagai berikut:

1) Menerima pelanggan

2) Memeriksa keluhan kenderaan dan memastikan kerusakan kenderaan.

3) Menginformasikan pekerjaan tambahan jika diperlukan.

4) Membuat estimasi biaya dan nama pekerjaan

5) Membuat perintah kerja kepada mekanik melalui forman

6) Mengawasi perbaikan

7) Melakukan test drive sebelum dan sesudah perbaikan

8) Melakukan follow up setelah perbaikan

9) Memberi informasi atas suatu produk atau kegiatan yang dilakukan perusahaan.

  1. Frontman

Sasaran tugas frontman adalah menjamin mutu pekerjaan dan mencegah pekerjaan ulang, memastikan work order telah dikerjakan dengan benar, mengawasi dan memberi pelatihan kepada mekanik pemula, menjamin penggunaan waktu seefektif mungkin dan menjamin keselamatan kerja.

Uraian tugas seorang frontman adalah:

1) Mempersiapkan kenderaan yang akan diperbaiki

2) Mendistribusikan pekerjaan kepada mekanik sesuai dengan kemampuannya

3) Mengawasi pekerjaan mekanik

4) Melakukan test drive bersama mekanik

5) Memelihara dan menjaga peralatan kerja

6) Melaporkan kendala operasional kepada work shop head

  1. Mekanik

Seorang mekanik memiliki tanggung jawab untuk menjamin perbaikan dilakukan sesuai dengan prosedur Service Honda, menjamin kebersihan kenderaan dan menjamin peralatan dalam kondisi baik dan berfungsi.

Uraian tugas seorang mekanik adalah:

1) Ikut test drive untuk memastikan kerusakan atau complain pelanggan

2) Mendiagnosis problem kenderaan

3) Memberikan informasi pekerjaan tambahan

4) Melakukan perbaikan sesuai standart yang ada dan menjamin kualitas

5) Melengkapi history card kendaraan

6) Menjaga kebersihan, tool mekanik

7) Menyiapkan park yang akan diganti

8) Mengawasi mekanik yang magang

  1. Sales Section

Bagian ini bertugas menjual dan memasarkan produk Honda kepada konsumen.Adapun kegiatannya adalah sebagai berikut:

1) Penjualan jenis Produk Honda

2) Sistem penjualan casd dan kredit

3) Melaksanakn administrasi sales

a) Membuat kuitansi penjualan

b) Membuat kuitansi penerimaan DP (down payman)

c) Membuat surat penyerahan kepada nasabah

4) Cek fisik kendaraan

5) Cek buku kendaraan

6) Cek buku servise kendaraan

7) Legelisasi kendaraan

a) Pengurusan STNK

b) Pengurusan KEUR

c) Pengurusan SPJK dan nomor plat kendaraan

d) Pengurusan BPKB

  1. FAD Section

FAD bertugas mengkoordinir dan menyelenggarakan semua administrasi yang ada dalam perusahaan. Bagian ini terdiri dari beberapa posisi diantaranya:

Kasir yang bertugas untuk:

1) Mengawasi putaran keuangan

2) Mengambil dan menyetor uang ke bank

3) Mengatur penerimaan dan pencairan cek

Akuntan bertugas untuk

1) Menyelenggarakan pembukuan dan mencatat transaksi penerimaan

2) Mengurus pajak kendaraan

4. Manajemen bengkel

Kepala bengkel bertugas membawahi semua yang ada dibengkel. Disamping mengatur dan memberikan pekerjaan kepada bawahan, seorang atasan juga menjaga posisi masing-masing. Secara umum manajemen kerja terdiri dari manejemen waktu kerja, dan tugas masing-masing posisi seperti uraian diatas. Adapun aturan jam kerja yang berlaku di CV. Honda Gajah Motor adalah sebagai berikut:

Hari

Masuk

Istirahat

Keluar

Senin

08.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

17.00 WIB

Selasa

08.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

17.00 WIB

Rabu

08.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

17.00 WIB

Kamis

08.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

17.00 WIB

Jum’at

08.00 WIB

12.00 – 13.30 WIB

17.00 WIB

Sabtu

08.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

17.00 WIB

Minggu

Libur

Libur

Libur

Tabel.2 Jam kerja pada CV. Honda Gajah Motor

Selain dari pada itu perusahaan juga mengadakan kegiatan kegiatan refreshing. Untuk meningkatkan motivasi, dan rasa kekeluargaan antara karyawan dan pelanggan seperti acara tamasya / hiburan bersama, baik sesama karyawan maupun karyawan dengan costumer. Untuk meningkatkan skill dan keterampilan para mekanik, perusahan juga mengadakan pelatihan / training bagi para mekanik baik itu secara internal didalam bengkel sendiri maupun pengiriman kedaerah lain dan kepusat pelatihan Honda.

Prosedur pelaksanaan service kendaraan Honda adalah sebagai berikut:

1) Kenderaan customer yang masuk bengkel diterima oleh service advisor dan menerima keluhan pelanggan.

2) Service advisor melakukan test drive dan memastikan keluhan / kerusakan pada kenderaan .

3) Kenderaan diserahkan pada Front man / mekanik dengan memberikan WO (Work Order).

4) Setelah WO didapat dari service advisor mekanik melakukan pekerjaan sesuai prosedur.

5) Apabila dalam pekerjaan mekanik membutuhkan sparepart, maka mekanik menyampaikan pada service advisor dan berkonsultasi dengan customer.

6) Pergantian dan pengambilan part harus dengan sepengetauan service advisor dan customer.

7) Kenderaan yang telah diperbaiki selanjutnya dilakukan test drive apabila keluhan telah teratasi maka kendaraan di serahkan pada customer.

8) Terakhir customer menyelesaikan pembayaran pada kasir.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.